Memiliki kain batik atau baju batik yang menggunakan pewarna berbahan alami memang memiliki sedikit perbedaan dalam hal perawatannya. Kain batik tradisional dengan zat pewarna alami ini biasanya menggunakan daun mangga, daun tom atau pun memakai daun rambutan untuk pewarnaannya. Merawat kain jenis ini tidak boleh sembarangan. kita juga tidak bisa menyamakan metode perawatan seperti merawat kain sintetis atau kain batik yang biasa buatan mesin. Ada sebuah trik khusus yang harus kita kuasai agar kain batik terlihat lebih bagus dan warnanya tidak mudah luntur termakan waktu. Kita akan sajikan beberapa cara perawatan dan trik dari
http://bajugamispesta.com/ silahkan di simak.
Gunakan Perawatan dari Bahan Alami
Karena bahan yang dipergunakan dari alam langsung, maka kita juga bisa menggunakan cara alami pula dalam perawatannya. Diantaranya memakai daun kerak atau dilem. Namun jika ini sulit di dapatkan, kita bisa menggunakan trik yang lain, yang juga akan menjadi bahasan pada artikel ini.
Pergunakan Sampo
Cara kedua ini sebagai alternatif saat kita tidak lagi menemukan dilem ialah dengan memakai sampo saat mencuci. Sampo sangat dianjurkan karena teksturnya sangat lembut. Kita juga bisa memakai deterjen lembut sebagai alternatif lain saat sampo kita habis. Kita juga bisa merendamnya tetapi jangan terlalu lama.
Gunakan Parfum atau Pewangi
Jika tidak punya sampo atau sedang kehabisan, kita bisa mencucinya memakai pewangi saja. Tekstur dari pewangi ini juga lembut sama dengan sampo juga memiliki wangi yang padu dengan pakaian.
Jangan Kebanyakan Dicuci
Sebaiknya, kita tidak dianjurkan untuk sering mencuci kain batik, khususnya yang non motif / polos agar teksturnya tidak cepat hilang atau luntur.
Angin-anginkan setelah di gunakan
Jika Kita memakai batik selama setengah hari saja alias tidak sering, maka cukup hanya dengan mengangin-anginkan kain batik tersebut. Tidak perlu di jemur dibawah panas matahari langsung, cukup gantung pada daerah yang anginnya agak kencang dan kering.
Bagaimana Jika Sering Dipakai Seharian
Jika kita seharian memakainya, maka dianjurkan segeralah cuci kain batik alami kita dengan menggunakan pewangi. Jangan coba direndam, cukup dicelup saja setelah itu cuci dan bilas dan sudah selesai.
Ingat ya kawan, dalam cara perawatan kain batik maupun
baju gamis batik dengan bahan pewarna alami ini kita tidak disarankan untuk menggunakan mesin cucian. Karena nantinya akan menjadikan jelek kain dan busana batik alami kita. Metode mencuci secara manual memang lebih baik dalam hal ini. Jangan lupa untuk selalu merawatnya ya kawan agar baju batik anda awet dan juga sekaligus penghematan. Tidak masalah kan repot sedikit karena memang bajunya yang bagus dan jarang, karena buatan manual tangan manusia langsung.